NEWS UPDATE :  

Berita

Budaya Pembiasaan Tadarus dan Dhuha (T&D) di MTs Negeri 20 Jakarta

Pelaksanaan Salat Dhuha di Majid Umar Bin Khattab yang diikuti oleh seluruh warga MTsN 20 (Rabu, 5 Februari 2020).

 

            Salat dhuha dan tadarus menjadi salah satu ciri khas madrasah. Budaya yang terus dikembangkan oleh setiap madrasah sebagai bentuk pembiasaan kepada seluruh siswanya. Tujuan dari pembiasaan ini tak lain ialah untuk mengenalkan dan mengaplikasikan nila-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Bekal masa depan yang dilakukan sejak dini agar para siswa madrasah mempunyai identitas keislaman yang lebih dibandingkan sekolah umum.

Sejalan dengan hal tersebut, MTsN 20 Jakarta berupaya untuk terus menerapkan budaya pembiasaan salat dhuha dan tadarus kepada para siswanya. Namun ada yang berbeda di tahun 2020. Budaya salat dhuha dan tadarus yang selama ini sudah berjalan, mengalami beberapa perubahan. Perubahan tersebut diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan para siswa.

Di bawah kepemimpinan Ibu Mulyaningsih, M.Pd selaku Kepala Madarasah MTsN 20 Jakarta, terjadi perubahan dinamika budaya salat dhuha dan tadarus. Perubahan dimulai dengan mengatur jadwal kegiatan yang semula salat dhuha dan tadarus dilaksanakan bergantian kini menjadi kegiatan rutin. Kegiatan salat dhuha dan tadarus dilakukan setiap hari oleh seluruh warga MTsN 20 terhitung sejak pertengahan Januari 2020.

Salah satu hal yang menjadi kendala dalam pelaksanaannya adalah mengenai fasilitas Masjid Umar Bin Khattab (UBK) yang belum memadai untuk menampung seluruh warga sekolah. Sehingga solusi sementara untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menggunakan fasilitas lapangan madrasah. Untuk ke depannya akan ada wacana pembangunan pada fasilitas tersebut. Semoga rencana tersebut dapat terealisasi sesuai harapan. Dengan adanya peningkatan fasilitas madrasah maka akan memperlancar kegiatan salat dhuha dan tadarus serta untuk kegiatan lainya.

AKSES E-LEARNIN 20
APLIKASI RAPOR DIGITAL